Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Oktober 2025

Cuci Mobil di Malang, Bisa Sambil Ngapain Aja?

Hampir satu jam lamanya aku duduk di kursi tunggu depan cucian mobil di salah satu yang banyak cabangnya di Malang. Ruang tunggu ada yang AC-an tapi aku lebih memilih duduk di teras depan yang notabene panas. Demi bisa memantau mobilku yang dicuci dengan hidrolik. Aku harus memastikan ini dicuci dengan baik karena mobilku baru saja masuk lumpur. Ya pasti kamu bisa bayangkan bagaimana kotornya itu. Jika tidak dicuci dengan menggosok-gosok semua permukaan mobil, ini akan meninggalkan bekas lumpur yang sudah hilang.

Aku datang pertama tapi mobilku masih dalam proses cuci yang cukup memakan waktu lama. Sudah ada dua mobil yang datang setelahku tapi mereka selesai duluan.

Aku bisa menunggu sambil menyeduh kopi yang tidak gratis di sini. Tapi lumayan ada wifi untuk aku upload tulisan ini. Beberapa snack dan jajanan siap makan tersedia di ruang tunggu bagian dalam. Sementara ruang tunggu bagian luar hanya tersedia asbak dan meja-meja yang berjajar tak beraturan.

Sesekali aku tengok ke dalam untuk menyejukkan diri tapi aku tetap harus memantau mobilku yang sedang dalam proses cuci. Salah sedikit, bisa tidak bersih. 

Lumayan lah aku di sini selama 1,5 jam sudah bisa browsing kerjaan, menggambar di aplikasi ibis paint, bahkan menyelesaikan satu postingan di blogku. 

Untuk kalian yang pingin tau aku cuci di mana, clue nama tempatnya dia pakai salah satu warna ya.
Harga cuci di sini yang express 30rb tidak hidrolik. 
Yang hidrolik 40rb sudah include vacuum dan semir ban. Lumayan worth it untuk harga segitu di sini. 

Boleh komen nih kalau kalian tau ini di mana(?) 

Rabu, 19 Juni 2024

Wanita Melamar Pria Duluan?


Baru-baru ini sosial media digemparkan oleh berita seorang wanita bertekuk lutut di depan publik dan melamar pria duluan. Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian relate? Setuju atau tidak jika wanita melamar pria duluan?


Okay, let see. Mari kita bahas dari sudut pandang ilmu hukum alam semesta dalam feminine masculine energy secara netral. 


Sebenarnya jika wanita melamar pria terlebih dulu sudah banyak dan sering terjadi di luar Indonesia, terutama para wanita extreme radical feminist yang merasa wanita berhak maju duluan, proaktif, menafkahi pria dan membiarkan sang pria mengurus keperluan rumah, bahkan melamar pria duluan. Kemudian hal ini menjadi viral dan menuai pro-kontra dalam pandangan masyarakat. Lalu baru-baru ini muncul dan terjadi di Indonesia, kemudian viral. Adegan wanita yang bertekuk lutut di hadapan pria yang merupakan pacarnya dan diduga hal ini terjadi karena si pacar tidak kunjung melamarnya. Katanya sih, “Wanita berhak maju duluan.” bahkan banyak pula wanita pada kolom komentar sosial medianya yang terinspirasi ingin melakukannya juga. Menurut kalian, apa hal ini menjadi lazim dan patut untuk ditiru?


SOFT GUY ERA


Ada istilah baru di luar negeri yaitu Soft Guy Era. Apa itu Soft Guy Era?

Soft Guy Era adalah zaman di mana banyak pria-pria feminine energy bertebaran. Mereka berharap dinafkahi wanita, dijemput, diberi uang, dibayarin saat kencan atau split bill, ditembak duluan, bahkan dilamar duluan. Para pria ingin diperlakukan bak ratu dan di sisi ini pria tidak menunjukkan effortnya sebagai seorang pria jantan atau pria maskulin yang memang seharusnya kodratnya begitu. Seakan hukum alam semesta sudah terbalik. Soft Guy Era dan Extreme Radical Feminist sebenarnya sudah sejak lama masuk ke Indonesia. Banyak pria feminine energy dan wanita masculine energy di jaman ini. 

Pernah mendengar cerita jaman sekarang wanita bekerja keras mati-matian untuk menghidupi keluarga padahal dia memiliki suami dan suaminya lebih memilih di rumah saja? Ada pula cerita tentang wanita yang mengejar pria yang dia kencani dan memberikan hadiah serta semua kemauan si pria dia turuti?


Kira-kira apa saja alasannya? Kenapa ini bisa terjadi?

  • Dari segi kacamata kesehatan, semua ini akibat efek dari phthalates yang memberikan dampak penurunan hormon testosteron secara signifikan terhadap pria yang didapatkan mereka dari makanan, skin care, pupuk, dan hal-hal yang dapat mengganggu pertumbuhan hormon testosteron mereka.

  • Fatherless behavior. Banyak dari pria tersebut yang tidak mendapatkan kasih sayang yang tulus dari seorang Ayah. mereka tidak tahu cara menjadi pria sejati dan pria maskulin. Mereka tidak dapat tuntunan secara nyata bagaimana cara pria bersikap jantan. Mereka hanya tau dilayani saja oleh Ibu mereka, tetapi kurang perhatian dari sosok Ayah.

  • Ajaran extreme radical feminist yang salah kaprah, mengajarkan wanita untuk bisa melakukan semua secara mandiri termasuk dalam menyatakan cinta dan melamar pria terlebih dahulu.

  • Ajaran dating coach yang bertebaran di sosial media yang mengajarkan pria untuk duduk manis dan membiarkan wanita yang mengejar-ngejar dan bertekuk lutut, memberikan semua yang wanita punya, dan membiarkan wanita yang berusaha lebih keras dari pada si pria. Lalu mengajarkan wanita untuk menjadi masculine energy setiap saat.


Dari beberapa kasus yang telah dijabarkan di atas, kalian para wanita harus cerdas dan jangan mau dimanipulasi oleh para pria maupun dating coach yang beredar di sosial media. Mereka hanya ingin menciptakan wanita untuk menjadi masculine energy agar para pria low testosteron bisa rileks dan wanita yang lebih banyak berjuang. 


Semangat untuk para wanita. Perjuangkan harga dirimu…


Selasa, 18 Juni 2024

Cara Membuat Pria Tergila-gila Padamu


Di era serba cepat dan banyak kemudahan teknologi informasi ini menjadi hal yang menyenangkan untuk kita mengetahui tentang seseorang hanya dengan melihat sosial medianya. Saat bertukar informasi pun juga sangat mudah bagi para single yang ingin mencari jodohnya. Banyak dating apps dan sosial media semacamnya yang gak kalah nge-trend di kalangan anak muda jaman now. Tidak sedikit pula dating coach yang mendadak bermunculan untuk berkoar membagikan tips-tips cinta ala mereka. Ada yang memang berhasil, ada pula yang menyesatkan sehingga kita sebagai kaum wanita yang memang biasanya banyak mencari informasi ini, merasa lelah dan mengikuti ajaran dating coach yang tidak tepat.
Untuk para wanita, sebetulnya bagaimana sih cara membuat pria tergila-gila dengan kita? Jangan salah lagi dan simak aja tips berikut:

1. Teknik love letter
Kalian pernah dengar teknik love letter? Cara ini sebetulnya ampuh bagi kalian yang percaya 100% pada teknik ini, dibarengin dengan teknik yang aku kasi lainnya. Teknik love letter menekankan pada manifestasi kita dalam menginginkan jodoh sesuai dengan yang kita mau. Caranya, tuliskan sepucuk surat cinta seolah-olah surat itu untuk dirimu sendiri dan tulis juga kriteria jodoh yang kamu inginkan di buku terpisah. Simpan surat cinta itu dan lupakan seolah-olah itu sudah berlalu. Manifestasikan jodohmu dalam jurnal harian yang harus kamu tulis setiap hari seolah-olah kamu telah mendapatkan jodoh yang kamu mau.

2. Fokus dengan dirimu sendiri. Kamu tidak akan bisa membuat pria tertarik padamu jika kamu saja tidak memperdulikan dirimu sendiri. Jadilah wanita yang punya high value dan high vibration. Lakukan hobimu, bekerjalah, fokus dengan hidupmu dan dirimu, rawat dirimu sendiri, maka aura high vibration akan terpancar dan pria mulai melirikmu.

3. Lakukan cara yang sama. Jika kamu lagi dekat dengan seorang pria, dan dia nge-ghosting kamu, jangan cari dia. Jika dia tidak chat kamu atau telepon kamu, jangan chat atau telepon dia juga. Dating coach lain akan menyuruhmu aktif terlebih dulu dan menghubunginya terlebih dulu. Oh tidak, ini salah besar. Lakukan hal yang sama saat dia tidak menghubungimu. Jangan biarkan jari manismu memohon perhatian ke dia. Dengan begitu, dia juga akan penasaran ada apa denganmu. Kenapa kamu menjadi misterius dan susah ditebak? Ini akan membuat dia balik sendiri ke kamu.

4. Jangan pernah mengejarnya. Stop untuk menghubunginya dulu. Jangan buru-buru membalas chatnya jika dia chat duluan. Beri jeda dan biarkan dia berpikir kamu sedang sibuk atau melakukan hal lain. Jangan biarkan dia berpikir bahwa kamu menanti-nantikannya. Bikin dia penasaran.

5. Keluarkan dark feminime energymu. Keluarkan sedikit sisi gelapmu. Jangan terlalu jadi nice girl yang selalu menurut dan siap sedia ketika dia butuh kamu atau pun ketika dia mengajakmu pergi. Jangan batalkan janji bersama temanmu untuk sekedar bertemu dengannya. 

Minggu, 16 Juni 2024

Warkop Sejuk di Malang Buka 24 Jam

Bagi kalian warga Malang atau yang mampir ke Kota Malang, Jawa Timur, yang suka nongkrong, wajib ke warkop satu ini. Namanya warkop Elton 28. Entah kenapa namanya sedikit aneh dan susah diingat. Terletak di Simpang Balapan No.11, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, warkop ini tergolong memiliki lokasi yang strategis. Berada di pusat kota, warkop ini buka 24 jam non-stop.
Yang menarik dari warkop Elton 28 ini selain lokasinya yang strategis, juga suasana yang dihadirkan di warkop ini tergolong sangat sejuk di siang hari. 
Terdiri dari bangunan utama yang merupakan arsitektur peninggalan jaman Belanda, warkop ini bisa dikatalan unik. Terdapat satu bangunan utama besar yang merupakan tempat kita memesan minuman dan makanan serta kasir untuk pembayarannya. Di dalamnya juga terdapat beberapa meja kursi untuk tempat nongkrong indoor. Kemudian terdapat bangunan kecil lainnya di sebelah kanan bangunan utama, merupakan akses untuk menuju ke toilet warkop. Di sebelah toilet, ada bangunan dapur terbuka dan kita bisa melihat para karyawan menyiapkan makanan pesanan kita. Kemudian di depan bangunan utama terdapat halaman yang sangat luas berbentuk letter L yang ditumbuhi oleh pohon-pohon besar yang rindang. Di sini memberikan sensasi ngopi ala warkop di depan rumah tua yang memiliki halaman luas serta banyak pepohonan besar di halamannya. Sungguh sangat sejuk berada di sana walau di siang hari.
Harga kopi dan makanan yang ditawarkan juga cukup murah, yah namanya juga warkop, pasti yang ada di bayangan kita memang harga-harga sekelas warkop biasa ya. Di tempat ini, harga segelas kopi mulai dari Rp. 3.000,- saja. Dan berbagai aneka camilan yang bisa dinikmati sembari menyeruput pahitnya kopi juga dihadirkan disini dengan harga mulai dari Rp. 8.000,- saja.

Berikut menu yang ada pada warkop Elton 28.
Warkop ini tidak disarankan untuk para pecinta kopi roaster atau kopi seduh manual brew karena yang disajikan di warkop Elton 28 ya memang kopi sekelas warung kopi biasa. Namun walaupun begitu, warkop Elton 28 di pagi maupun siang hari termasuk tempat yang ramah anak. Beberapa kali saya ke sana di pagi dan siang hari, tempatnya tidak terlalu ramai dan jika mengajak anak-anak sangat cocok untuk diajak duduk-duduk di bawah pohon rindang sambil melihat mereka berlarian di halaman yang cukup luas.


Sabtu, 15 Juni 2024

Stop! Jangan Menikah Jika Tidak Siap Repot

Buat kalian para single sebaiknya lebih berhati-hati untuk menentukan kapan siap nikah. Kalian lebih membutuhkan edukasi mengenai behind the scene pernikahan, dibandingkan dengan konten-konten "kita bikin romantis."

Come on, menikah tidak sebercanda itu karena faktanya, kita tidak hidup di negara dengan mayoritas pasutri harmonis. Kita hidup dan dibesarkan dengan berbagai rumusan masalah keluarga. Postingan lewat yang kalian lihat di sosial media tentang kemesraan hanyalah etalase belaka. Kalian tidak pernah tahu hal mengerikan macam apa yang telah terjadi di baliknya. Bukannya menakut-nakuti, tapi hal ini dirasakan hampir di setiap rumah tangga. Baik yang menikah muda, maupun nikah di usia yang cukup matang. Kesiapan mental tidak memandang usia, hanya saja kalian perlu mempersiapkan benar-benar mental kalian untuk memasuki jenjang pernikahan. Tidak asal berlandaskan cinta dan kasih sayang saja.

Aku ambil pelajaran bahwa keputusan untuk tidak buru-buru dalam menikah adalah pilihan yang bijak bagi kalian yang belum siap untuk repot.

"Ah tapi aku bahagia meskipun nikah muda!"
"Kan bisa learning by doing, repot amat!"

Wait, tulisan ini bukan untuk menyalahkan orang yang sudah menikah, tidak. Aku pun kini juga telah menikah. Tapi aku cuma ingin bilang untuk kalian yang masih single belajarlah lebih bijak dan jangan menganggap semua bisa "jalanin dulu aja" termasuk soal menikah.

Kenapa harus siap repot? 

Karena cinta sejati saja tidak cukup dalam pernikahan. Kamu tidak makan cinta sayang. Komunikasi saja juga tidak cukup untuk memelihara hubungan dengan pasangan. Kompromi saja tidak cukup untuk menjadi orang tua dan membesarkan anak. 
Jika pikiran kita masih sering berdebat tentang siapa yang lelah dan siapa yang mesti mengalah dalam rumah tangga, siapa yang cuci piring dan siapa yang jaga anak, berarti ada perkara yang belum beres di kepala kita.

Kita belum sadar bahwa menikah bukan hanya tentang mengubah status, tapi juga mengubah peran kita sebagai individu. 
Menikah bukan tentang "Aku dan kamu menjadi kita", tapi, "Kamu mau tidak seumur hidup saling belajar bersamaku?"

Aku semakin paham kenapa setan benci dengan pernikahan. Ya karena menikah adalah ibadah terpanjang. Seumur hidup sejak kamu menikah yang setiap prosesnya, setiap amalannya, dua kali lipat bisa menghantarkan kita ke surga.

Jadi, kalian sudah siap repot belum? 
Repot untuk sabar
Repot untuk menerima
Repot untuk memahami
Repot untuk memaafkan
Repot untuk memaklumi




Senin, 10 Juni 2024

Setrika Lebih Susah dari pada Mencuci?

Siapa di sini tim setrika? Sayaaaaa..
Tim cuci baju mana suaranya?

Ibu-ibu pasti relate dengan pilihan ini. Sebagian orang memilih lebih baik mencuci dari pada setrika baju. Eits, di sini cuci baju yang aku maksud adalah cuci baju manual menggunakan tangan ya, bukan pakai mesin cuci, itu mah semua suka! 
Sebagian orang lainnya lebih suka menyetrika saja dari pada mencuci, seperti aku. Sebetulnya tidak ada keharusan kalian mencuci dan setrika sendiri, tapi ini aku masukkan ke dalam daftar skill bertahan hidup. Ada juga yang bilang, asal baju sudah di cuci, tidak perlu disetrika pun tak apa. Jadi, apa sih sebenarnya pertimbangan orang merasa bahwa setrika itu lebih berat dari pada mencuci?
1. Setrika butuh ruang dan waktu yang pas
Tidak seperti mencuci yang bisa dilakukan kapan saja. Setrika membutuhkan sekumpulan niat untuk segera mengerjakannya. Selain itu, setrika akan menghabiskan hampir seluruh energi kita untuk duduk diam lama dalam posisi yang terkadang tidak santai. Alih-alih menggunakan waktu luang, setrika harus menyisakan waktu tersendiri agar semua terlaksana dengan baik. Butuh minimal satu hingga dua jam untuk mengerjakan keseluruhannya. Tidak seperti setrika, mencuci lebih gampang dan efisien jika kita melakukannya saat bebarengan dengan kegiatan mandi. Bahkan satu atau dua pakaian pun bisa dicuci saat mandi.

2. Setrika tidak bisa ditinggal-tinggal
Berbeda dengan mencuci pakaian, yang jika kita sedang terkendala sesuatu masih bisa ditinggal dan dilanjutkan nanti (karena sekaligus proses merendam) setrika tidak bisa ditinggal sebentar saja kalau masih ingin pakaianmu tetap utuh dan tidak terbakar. Maka dari itu butuh waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan pakaian yang akan di setrika.

3. Tidak tahu cara melipat yang benar
Waktu sudah ada, niat sudah terkumpul, giliran sudah ada baju yang di setrika, eh kita tidak tahu cara melipatnya. Maka jadilah bentuk acak dari pakaian yang sudah disetrika tadi. Melipat dengan cara yang salah mengakibatkan pakaian akan kusut dan susunan baju di lemari tidak terlihat rapi. Skill setrika dibarengin dengan skill melipat akan menjadi kombinasi yang baik.

4. Bahan Khusus Anti Setrika
Pada beberapa pakaian, ada yang boleh disetrika maupun tidak. Jadi kita perlu mengetahui bahan-bahan pakaian seperti apa yang boleh disetrika dan tidak guna menghindari pakaian rusak. Bahkan ada jenis kain yang memang tidak perlu disetrika dan langsung di lipat.

5. Perlu skill mengatur suhu alat setrika
Ada bahan pakaian yang bisa langsung dilipat, ada pula bahan pakaian yang masih harus disetrika tetapi harus dengan suhu kecil. Biasanya pakaian jenis ini adalah pakaian yang berbahan wool, silk, sutera, dan lace. 

Dari Limbah Jadi Mainan Anak: Solusi Edukasi dan Lingkungan dalam Satu Sentuhan

     Bukir, Kota Pasuruan, Jawa Timur adalah salah satu penghasil mebel terbesar di Jawa Timur. Tidak kalah dengan kota Jepara, mebel di Kot...