Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Juni 2024

Jangan Salah Pilih Sekolah untuk Balita Anda!

Di zaman serba modern ini, anak usia balita atau di bawah lima tahun sudah bisa memiliki kegiatan sekolah. Tak jarang mulai banyak bermunculan sekolah-sekolah untuk anak usia 3 tahun bahkan usia 1 tahun pun sekarang ada sekolahnya. Nah sebetulnya, penting gak sih para orang tua menyekolahkan anak di usia yang terbilang cukup dini?


Perlu diingat, usia balita adalah usia emas untuk meningkatkan dan melatih motorik kasar dan motorik halus anak yang tentunya akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak kedepannya. Sah-sah saja jika para orang tua ingin menyekolahkan anaknya karena sang anak juga akan berlatih berinteraksi dengan orang lain dan bersosialisasi dengan teman sebayanya. Usia balita biasanya masuk ke dalam Kelompok Bermain (KB) lalu lanjut ke jenjang Taman Kanak-kanak (TK). Namun perlu diingat pula, para orang tua jangan sembarangan memilih sekolah terutama untuk anak usia balitanya. Nah, apa saja kriteria sekolah usia balita yang perlu orang tua ketahui? Simak penjelasan berikut:


  1. Tidak ada PR Calistung kecuali kegiatan bermain bersama orang tua.

Usia balita tidak didesain untuk belajar membaca menulis. Jadi untuk PR di rumah yang menyuruh mereka untuk membaca dan menulis, ini akan menjadi redflag bagi sekolahnya. Kemudian tugas orang tua juga bukan untuk menjalankan kurikulum belajar anak. Orang tua di rumah hanya perlu mendampingi dan bermain bersama anak, untuk urusan kurikulum sekolah dan susunan belajar anak-anak biarlah sekolah yang mengurusnya. Di rumah, mereka hanya perlu bermain untuk mengasah motorik kasar dan motorik halusnya. Contohnya bermain pretend play bersama orang tua, memasak bersama, atau kegiatan menyenangkan lainnya bersama orang tua.


  1. Ruang atau Space Outdoor. 

Walaupun banyak fasilitas sekolah yang menjadi unggulan seperti tempat ber-AC, perpustakaan, banyak mainan, dan fasilitas unggulan lainnya, sekolah KB dan TK harus memiliki ruang atau space outdoor untuk anak-anak bermain di sana. Kenapa? Karena anak-anak akan lebih leluasa jika berada di ruang terbuka. Mereka bisa merasakan alam sekitar, bermain di tengah hembusan angin, di bawah terik mentari, memanjat, berlari-larian, berkejaran, dan kegiatan lain yang hanya bisa dilakukan secara leluasa apabila di ruangan terbuka. Hal ini juga dapat melatih motorik kasar dan motorik halus anak. Sosial emosional juga akan dilatih di sini saat anak-anak saling berinteraksi dalam permainan seru mereka.


  1. Ekspresi pihak sekolah ketika menjelaskan tentang program sekolah.

Dalam pengenalan sekolah, sudah pasti masing-masing pihak sekolah akan menjelaskan tentang keunggulan dari sekolah mereka. Selain tentang kurikulum, biasanya mereka akan membanggakan prestasi yang “menurut mereka” menjadi kelebihan sekolahnya dibandingkan dengan sekolah lain. Dari sini para orang tua akan mengetahui, tipe sekolah apakah yang mereka jelaskan. Yang menjadi redflag untuk para orang tua adalah sekolah yang benar-benar membanggakan dan menekankan tentang pelajaran membaca, menulis, dan menghitung. Hal ini masih belum perlu untuk sekolah di tingkatan KB dan TK karena di usia ini, prioritas utama mereka adalah bermain.


Sabtu, 08 Juni 2024

Daftar Sekolah Anak? Perhatikan Hal Ini


Tahun ajaran baru 2024/2025 sudah akan dimulai pada bulan Juli mendatang. Pastinya seluruh orang tua sudah bersiap memilih sekolah terbaik untuk putra-putrinya. Baik itu persiapan masuk KB, TK, SD, SMP, dan SMA maupun yang sedang persiapan untuk masuk ke jenjang universitas. Setiap tahunnya, banyak sekali calon siswa baru yang akan mendaftarkan ke sekolah-sekolah baik swasta maupun negeri. Ada beberapa hal yang perlu orang tua pertimbangkan untuk memilih sekolah yang cocok dengan anak diantaranya adalah :

1. Akreditasi Sekolah

Akreditasi sekolah menjadi kesan pertama bagi orang tua yang akan mendaftarkan anaknya sekolah. Hal ini pula yang menjadi cerminan standart gambaran sekolah tersebut. Tidak ada salahnya untuk memilih sekolah yang sudah terakreditasi baik. Baik sekolah swasta maupun negeri, ada suatu bentuk akreditasi yang bisa dipertimbangkan untuk calon siswa yang akan mendaftar ke sekolah tersebut.

2. Lingkungan dan Tenaga Pendidik

Lingkungan yang baik dan tenaga pendidik yang kompeten merupakan nilai plus yang dimiliki sekolah untuk menjadikan anak-anak berprestasi dan berakhlak mulia. Tidak melulu soal akademik, namun dalam hal norma dan agama lingkungan sangat mempengaruhi perilaku anak. Pada sekolah swasta maupun negeri tentunya ada standart masing-masing sekolah untuk memiliki tenaga pendidik yang mumpuni tidak hanya perihal akademik, namun cara berinteraksi dengan para murid perlu kalian perhatikan karena hal ini bisa menentukan apakah anak-anak akan betah di sekolah atau tidak.

3. Kebersihan

Lingkungan yang nyaman tentunya tidak luput dari kebersihan sekolah yang selalu terjaga. Fasilitas tidak perlu mewah yang penting bersih dan terawat saja sudah cukup mencerminkan bahwa ada perhatian khusus dari pihak sekolah kepada murid-murid yang diajar.

4. Kemampuan Finansial Masing-masing

Tidak perlu memaksakan untuk menyekolahkan anak di tempat yang mahal dan bergengsi. Kemampuan finansial orang tua pastinya akan berbeda sesuai dengan kebutuhan rumah tangga masing-masing. Sekolah mahal belum tentu lebih baik dari pada sekolah yang harganya di bawahnya. Yang terpenting yaitu kembali ke 3 poin di atas. Usahakan untuk memilih sekolah anak, masih bisa menyisihkan uang untuk hal lain yang juga menjadi kebutuhan si anak.


Dari Limbah Jadi Mainan Anak: Solusi Edukasi dan Lingkungan dalam Satu Sentuhan

     Bukir, Kota Pasuruan, Jawa Timur adalah salah satu penghasil mebel terbesar di Jawa Timur. Tidak kalah dengan kota Jepara, mebel di Kot...