Senin, 20 Oktober 2025

Dari Limbah Jadi Mainan Anak: Solusi Edukasi dan Lingkungan dalam Satu Sentuhan

    Bukir, Kota Pasuruan, Jawa Timur adalah salah satu penghasil mebel terbesar di Jawa Timur. Tidak kalah dengan kota Jepara, mebel di Kota Pasuruan juga menciptakan berbagai macam produk mebel terutama furniture rumah dan segala bentuk custom lainnya. Tidak sedikit limbah dari industri ini yang menumpuk dan mangkrak di satu tempat, bahkan sampai dibakar agar tumpukan tidak sampai menggunung dan memadati ruang. 



Limbah kayu di industri mebel ini sudah pasti sangat banyak dan menumpuk. Tidak terpikir oleh para pengusaha mebel bahwa serpihan limbah kayu bisa dijadikan sesuatu yang baru, sesuatu yang bernilai dan menghasilkan pundi-pundi cuan . Hanya mangkrak, tergeletak dan berdebu hingga saat giliran tiba untuk jadi kayu bakar. 

PROFIL PENGUSAHA 

    Di tangan Adias, serpihan kayu yang biasanya berakhir sebagai limbah kini mendapatkan kehidupan baru, menjadi mainan anak edukatif dan pernak-pernik estetik. Inovasi ini tidak hanya menyiramkan kreativitas tapi juga menghadirkan peluang usaha yang menjanjikan di tengah kesadaran lingkungan yang makin meningkat di Indonesia.



    Achmad Adias Wijaya, lahir dan besar di Kota Bojonegoro, namun hatinya telah tertaut di Kota Pasuruan. Di Kota ini dia melahirkan ide-ide brilian dari melihat sebuah peluang usaha yang belum ramai dilirik orang. Dengan berbekal gergaji, gerinda, dan bor listrik, Adias menyulap limbah kayu menjadi kumpulan barang-barang bermanfaat seperti mainan edukasi dan benda-benda estetik seperti jam dinding rak, mobil-mobilan kayu sekaligus tempat pensil, diorama, cover buku, bahkan rak gantungan kunci estetik.

Dari sini Ahmad Adias Wijaya mendapat penghargaan dari Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Award, yang merupakan wujud apresiasi #ASTRA untuk generasi muda yang memiliki kepeloporan dan melakukan perubahan positif yang berdampak pada lingkungan sekitarnya. 

AWAL MULA IDE TERCIPTA

Banyaknya limbah kayu yang belum dimanfaatkan secara baik, menyebabkan limbah kayu ini hanya berakhir menjadi sampah dan memenuhi workshop para pekerja mebel. Selain itu juga hanya dijadikan kayu bakar. Sedangkan pembakaran kayu yang secara terus-menerus dapat menimbulkan polusi udara, selain itu juga penyerapan karbon dari pembakaran kayu dapat mengakibatkan efek rumah kaca yang tentunya berdampak pada perubahan iklim dan efek buruk lainnya terhadap lingkungan. 




Tahun 2018, Adias mulai melirik limbah kayu ini untuk dijadikan sesuatu yang lebih bermanfaat, yaitu mainan edukasi anak. Melihat limbah yang tidak terurus dan hanya berakhir menjadi kayu bakar, Adias menghadirkan mainan edukatif agar anak tidak bergantung pada gadget. Terinspirasi dari Pinterest dan Youtube, Adias melahirkan karya-karya luar biasa yang bermanfaat. Dari potongan kayu limbah, lahirlah mobil-mobilan, truk, pesawat, hingga hiasan estetik yang bisa dipasang di rumah atau kantor. 

KEBERLANGSUNGAN USAHA DAN CITA-CITA 

Workshop Adias sementara ini berada di rumahnya sendiri yang terletak di Perumahan Graha Candi Kota Pasuruan. Keterbatasan tempat dan sumber daya manusia (SDM) menjadi kendala tersendiri baginya karena saat ini jumlah orderan yang masuk melebihi jumlah yang bisa diproduksi dalam sehari. Sedikit kewalahan dengan pesanan yang mulai membanjiri, Adias berharap memiliki workshop yang lebih luas. 



Harapan ke depan agar memiliki workshop yang lebih layak dan luas supaya dapat menampung banyak sumber daya manusia dan lebih cepat produktif. Sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar dan membuka mindset masyarakat bahwa limbah bisa diolah dan bernilai rupiah. 

Bahan-bahan yang ia sulap menjadi mainan edukasi anak antaranya adalah limbah dari kayu jati dan pinus sisa furniture. Adias memiliki motto sekaligus menjadi prinsip dan cita-citanya yaitu, "Semoga bisa menginspirasi pengrajin lain, kurangi kecanduan gadget, dan makin dikenal lewat pameran." 

Hingga saat ini, Adias telah mengikuti berbagai macam pameran, mengadakan beberapa workshop melukis di atas kayu, dan permainan merangkai mainan kayu untuk melatih kreativitas sekaligus mempererat bonding anak dan orang tua. 

Pada tahun 2023, penghargaan SATU Indonesia Awards berhasil dia dapatkan. Membuat inovasi dan kreativitasnya makin banyak. Seperti pada cerita di Instagram miliknya @artdias_galery, ia membagikan postingan yang menceritakan tentang inovasi barunya dalam membuat produk baru. 




Awalnya dia membuat roda mobil dengan ukuran yang ngepas karena tujuan awal agar satu papan bisa menghasilkan banyak roda. Namun sisa potongannya jadi tidak bisa digunakan lagi. Akhirnya dia memutuskan untuk mengatur jarak potong agar sisa potongan bisa digunakan untuk rak telur. 

Beberapa waktu kemudian datanglah seorang teman yang minta dibuatkan kursi keci (dalam jawa = dingklek). Lalu dibuatkan dari sisa papan potongan roda tersebut. Dan ternyata kursi tersebut berhasil menopang berat badan orang dewasa dalam uji cobanya. Inovasi terus berlanjut. Hingga kini, Adias aktif dalam kegiatan bazar atau workshop yang menampilkan kerajinan tangan bahkan merambah ke pusat oleh-oleh khas Kota Pasuruan. 

#APA2025-PLM


Beberapa sumber tulisan:
- Dokumen pribadi Adias Wijaya
- Wawancara langsung Adias Wijaya
- Instagram @artdias_galery











Kamis, 09 Oktober 2025

MY LIBERATION NOTES, Kesan yang Aku Alami Setelah Nonton Ini!

Setelah menghabiskan satu bulan lamanya untuk menyelesaikan drama Korea ini. Aku merasakan banyak perubahan yang terjadi pada hari-hariku. Drama ini bisa aku anggap sebagai drama kelam. Ya, kamu jangan coba menonton ya saat hidupmu sedang tidak baik-baik saja karena akan terbawa suasana kelamnya. Suasana dan keadaan yang sangat relate dengan kehidupan sehari-hari para pekerja. 

Menceritakan tentang kisah kehidupan tiga bersaudara yang bekerja di kota besar dan masih tinggal di desa dengan kedua orang tuanya yang kolot. Setiap hari mereka harus menempuh perjalanan jauh untuk pulang pergi bekerja. Berangkat pagi buta dan pulang petang hari. Budak corporate kalau anak sini bilang. Selain itu, kisah percintaan di drama ini tidak menggebu dan berjalan sewajarnya seperti dalam kisah nyata. Bukan versi drama percintaan yang menggebu dan melulu happy ending. 

"Semua orang sedang dalam perjalanan menuju kematian mereka, kenapa mereka begitu excited dan bahagia?" - Mi Jeong

Begitulah kehidupan yang dirasakan Mi Jeong sehari-hari. Dia hanya perlu bertahan selangkah demi selangkah untuk menjalani hidup. Bahagia selama 5 menit dalam sehari pun sudah cukup untuk membuatnya hidup. Bahagia secukupnya, sedih sewajarnya. Datar. Itu hidup yang dirasakan oleh ketiganya. Semua dalam kejenuhan untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Mencari makna dalam hidup, mencari alasan kenapa harus bertahan hidup. 

Aku hampir merasakan apa yang dirasakan Mi Jeong terhadap hidupnya. Hampa, tak bermakna, hanya formalitas menjalani hari-hari seapa adanya. Tidak tahu harus berbuat lebih untuk apa. Tapi sebenarnya hidup ini memang begitu. Mengikuti alur yang ada. Menjalani sebaik-baik hari tanpa terlalu banyak rencana, mengalir apa adanya. 

Satu bulan lamanya aku merasakan feel yang sama ketika menonton My Liberation Notes ini. Ikut hanyut dalam kehampaan yang diceritakan di dalamnya. Ikut bosan dan merasa hidup seperti ini-ini saja. Tapi setelah aku pikir, memang hidup ya begini-begini saja. Mau minta seperti apa? Masalah satu dua sudah pasti ada saja. Tapi bagaimana kita menanggapi dan menjadikannya kesan dalam hidup seperti apa, hanya kita yang bisa menentukannya. Ada anak dan tidak ada anak, ada pasangan tidak ada pasangan, kematian, ditinggalkan dan meninggalkan, semua pasti pernah dirasakan oleh semua orang. 

Dari drama ini aku bisa memetik hikmah bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita tentunya atas dasar pilihan kita sendiri. Perasaan yang muncul dalam pikiran kita pun kita sendiri yang ciptakan. Mau bereaksi seperti apa pun tentang hal yang terjadi dalam hidup kita, kita juga yang pilih. 

Jadi selama kita hidup, perasaan apapun yang kita rasakan, nikmatilah, sadari, dan terima seapa adanya kita. Kita tidak akan tahu hal baik apa yang terjadi di depan setelah kita merasa hal buruk telah terjadi kepada kita. 

Enjoy your life. 
Especially for me, Enjoy your life mba Elv :) 



Selasa, 07 Oktober 2025

Cuci Mobil di Malang, Bisa Sambil Ngapain Aja?

Hampir satu jam lamanya aku duduk di kursi tunggu depan cucian mobil di salah satu yang banyak cabangnya di Malang. Ruang tunggu ada yang AC-an tapi aku lebih memilih duduk di teras depan yang notabene panas. Demi bisa memantau mobilku yang dicuci dengan hidrolik. Aku harus memastikan ini dicuci dengan baik karena mobilku baru saja masuk lumpur. Ya pasti kamu bisa bayangkan bagaimana kotornya itu. Jika tidak dicuci dengan menggosok-gosok semua permukaan mobil, ini akan meninggalkan bekas lumpur yang sudah hilang.

Aku datang pertama tapi mobilku masih dalam proses cuci yang cukup memakan waktu lama. Sudah ada dua mobil yang datang setelahku tapi mereka selesai duluan.

Aku bisa menunggu sambil menyeduh kopi yang tidak gratis di sini. Tapi lumayan ada wifi untuk aku upload tulisan ini. Beberapa snack dan jajanan siap makan tersedia di ruang tunggu bagian dalam. Sementara ruang tunggu bagian luar hanya tersedia asbak dan meja-meja yang berjajar tak beraturan.

Sesekali aku tengok ke dalam untuk menyejukkan diri tapi aku tetap harus memantau mobilku yang sedang dalam proses cuci. Salah sedikit, bisa tidak bersih. 

Lumayan lah aku di sini selama 1,5 jam sudah bisa browsing kerjaan, menggambar di aplikasi ibis paint, bahkan menyelesaikan satu postingan di blogku. 

Untuk kalian yang pingin tau aku cuci di mana, clue nama tempatnya dia pakai salah satu warna ya.
Harga cuci di sini yang express 30rb tidak hidrolik. 
Yang hidrolik 40rb sudah include vacuum dan semir ban. Lumayan worth it untuk harga segitu di sini. 

Boleh komen nih kalau kalian tau ini di mana(?) 

Kamis, 15 Mei 2025

Mata Kering : Jangan Buru-buru ke Dokter!

Mata adalah jendela dunia. Benar-benar jendela dunia. Dari mata aku bisa melihat dan mengetahui semua yang ada di dunia ini. Walau aku nggak bisa melihat yang kasat mata sih, jangan sampai! Lol.

Snellen untuk periksa mata. Sumber : tokopedia.com



Tapi beberapa waktu lalu, jendela duniaku ini hampir kehilangan kemampuannya. Sampai-sampai aku sempat memeriksakannya ke dokter mata. Saat itu mataku terasa SEpet, PErih, dan LElah. Baru lihat layar sebentar, sudah buru-buru kucek-kucek mata karena aku merasa penglihatanku terganggu. Buram.

Nggak cuma menatap layar saja, bahkan saat berkendara mataku nggak bisa melihat dengan jelas. Berkali-kali aku mengucek mata, berharap buram di mataku hilang.

Selama satu bulan aku bertahan dengan keadaan mata yang nggak nyaman. Lalu aku putuskan untuk ke dokter mata. Aku berpikir dan bersiap kalau saja mataku terkena rabun jauh atau miopi.

HASIL PERIKSA KE DOKTER MATA

Hari di mana aku mendatangi klinik mata. Menunggu antrean tidak terlalu lama karena aku ke sana jam 8 pagi jadi masih belum terlalu ramai. Menurut prosedur di klinik mata ini, setelah menuju loket pendaftaran, aku masuk di sebuah ruangan yang berisi banyak sekali alat untuk tes mata. Serangkaian tes yang kulakukan adalah sebagai berikut:

  • Tes Biometri : Pengukuran dimensi pada anatomi mata. Di sini aku disuruh duduk di depan sebuah alat dan aku diminta membelalakkan mata sedangkan petugas di belakang alat mencatat hasil dari tes ini.

  • Tonometri non kontak : Mengukur tekanan di dalam bola mata. Dengan cara menggunakan alat yang akan meniupkan udara ke mata yang terbuka. Jujur agak kaget pas tes ini karena disuruh buka mata dan tiba-tiba “wush” seperti ada yg meniup kencang bola mataku.

  • Uji Refraksi / Tes ketajaman penglihatan : Tes ini cukup awam bahkan di optik pun selalu ada tes ini untuk menentukan ketajaman mata. Tes ini menggunakan kartu snellen atau papan huruf dan angka dengan ukuran beragam. Lalu mata kita akan ditutup satu persatu secara bergantian untuk menentukan apa ada miopi atau hipermetropi.


Setelah melakukan rangkaian tes tersebut, barulah aku diarahkan menuju ruangan dokter. Di sana aku ditanya tentang gejala apa saja yang aku rasakan. Aku melakukan satu tes terakhir bersama sang dokter yaitu pemeriksaan fisik mata dengan menggunakan oftalmoskop. Untuk mengetahui kondisi bagian dalam kelopak mata, kornea, sklera, lensa, pupil, iris, dan cairan dalam bola mata.


Ternyata hasil dari pemeriksaan mataku normal, tidak ada miopi seperti yang aku khawatirkan selama ini, jadi aku tidak perlu memakai kacamata minus. Katarak pun tidak nampak.


Dokter mengatakan bahwa kondisi mataku sangat kering.


GEJALA MATA KERING


Sebetulnya tidak perlu ke dokter mata pun tidak apa-apa ya kalau kalian sudah tau gejala mata kering seperti yang aku alami kemarin. Aku keburu khawatir dan parno dengan ketidaknyamanan mataku jadi nggak tahu harus apa. Beberapa gejala mata kering yang aku alami selama satu bulan ini bisa kalian waspadai juga agar tidak sampai jadi seperti aku:


1. Mata terasa SEpet, PErih, LElah

Kalau sudah begini, kalian harus cepat-cepat waspada dan segera mengatasinya. Bisa dengan cara teteskan Insto Dry Eyes yang mengandung bahan aktif yang bekerja memberikan efek pelumas pada mata. Efeknya adem banget di mata dan ini seperti air mata sungguhan lho! Jadi kapan pun kalian butuh, langsung tetesin aja deh!

Dok. Pribadi


2. Penglihatan kabur terutama setelah menatap layar atau membaca. Kalau sudah begini memang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari karena setiap hari kita pun nggak bisa lepas dari layar. Jangan kucek mata juga ya teman-teman karena ini juga nanti bisa memperparah keadaan mata kita.


3. Sensitif terhadap cahaya. Cahaya apapun bisa jadi menyilaukan untukku. Makanya kemarin aku sempat memakai kacamata ke mana-mana karena benar-benar silau dan pusing saat terkena cahaya. Bahkan menatap handphone beberapa menit saja sudah buat aku pusing ya.


4. Mata terasa gatal dan tidak nyaman. Jangan sepelein mata jika terasa gatal dan nggak nyaman bahkan sampai ada yang mengganjal. Itu tandanya kamu perlu istirahat. Beri jeda pejamkan mata atau tidak menatap layar dulu selama kurang lebih 5 menit kalau benar-benar merasa mata sudah lelah sekali.



CARA MENGATASI MATA KERING


1. Sering mengedipkan mata dan mengistirahatkan mata saat sedang bekerja di depan layar. Istirahatkan mata selama 20 detik saat sudah menatap layar selama 20 menit. Begitu pula saat baca buku. Ini mencegah agar mata tidak terlalu lelah dan tidak kehilangan kelembabannya.


2. Hindari paparan asap, angin, paparan sinar matahari langsung, dan udara yang kering. Polusi udara dan angin menyebabkan mata kita cepat kering. Sebisa mungkin menghindari paparan tersebut dan menggunakan pelindung untuk mencegahnya. Bisa pakai kacamata agar paparan terik matahari juga tidak langsung mengenai mata kita.


3. Istirahat yang cukup dan kelola stress. Kegiatan sehari-hari kita yang tidak pernah lepas dari layar (terutama layar handphone) menyebabkan mata kelelahan dan bisa mengurangi kadar air mata. untuk itu bisa sering mengistirahatkan mata dan malamnya harus tidur cukup minimal 8 jam untuk orang dewasa.


4. Makan makanan yang mengandung vitamin A dan omega-3. Makanan bergizi juga penting untuk mengoptimalkan fungsi tubuh. Terutama vitamin A dan omega-3 yang dibutuhkan oleh mata. Vitamin A bisa kita dapat dari sayur wortel, buah tomat, dan buah berwarna merah lainnya. Sedangkan kandungan omega-3 banyak di dapat pada ikan-ikanan.


5. Membawa Insto Dry Eyes kemana pun. Penting banget buat aku selalu bawa Insto Dry Eyes ke mana-mana karena kegiatan sehari-hariku kebanyakan di luar rumah, antar jemput anak sekolah, jadi sewaktu-waktu aku butuh untuk mengembalikan kelembaban mataku, aku bisa teteskan kapan saja.


Dok. Pribadi

Pengalamanku tentang masalah mata ini bisa terjadi juga loh di kamu! Baiknya siapin Insto Dry Eyes aja di tas kamu karena bentuknya pun kecil dan nggak berat kan. Tapi sangat membantu banget buat atasin masalah kering di mata.


Share pengalaman kamu juga dong tentang mata kamu. Apa pernah sampai parno kayak aku gini dan buru-buru ke dokter mata?











Minggu, 11 Mei 2025

Seminar Parenting : Peran Orang Tua Terhadap Tontonan Anak


   

Pada Jum'at lalu, saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan seminar parenting yang diadakan oleh sekolah anak saya. Bagi yang belum bisa hadir pada pertemuan ini, mungkin rangkuman ini bisa bermanfaat untuk mama-mama sekalian. Kebetulan narasumbernya adalah praktisi di bidang ilmu Psikologi, yaitu Bapak Akhmad Mukhlis, S. Psi, M. A.
    Zaman sekarang, siapa yang tidak kenal gadget? Bahkan anak usia di bawah tiga tahun pun sudah diperkenalkan gadget oleh para orang tua zaman now. Gadget yang tidak asing bagi kita semua adalah handphone. 
    Penggunaan handphone pada masa ini sudah tidak asing lagi. Handphone juga sekarang jadi alat utama bahkan bisa jadi kebutuhan pokok manusia zaman sekarang. Dulu sebelum ada penggunaan handphone yang serba canggih (yang biasa kita gunakan untuk menonton apapun di layar) hanya ada televisi saja.
    Tahun 80-an, di mana awal dari perkembangan produk televisi mulai muncul di Indonesia, anak-anak sudah menunjukkan perilaku yang mengarah pada kecanduan televisi. Anak-anak hanya akan menatap layar televisi lebih lama dan masalah tersebut berdampak pada perilaku sosial mereka. Hal ini tidak hanya menyebabkan anak-anak menjadi malas, namun jauh lebih dari itu, banyak masalah yang ditimbulkan di kemudian hari akibat penggunaan layar yang berlebihan. 

PERBEDAAN LAYAR ZAMAN DULU DAN SEKARANG

Layar zaman dulu :
   Mengajarkan kesabaran karena ada iklan yang nggak bisa di-skip seperti iklan Youtube sekarang. Jadwal siaran acara anak-anak pun terjadwal dan ya hanya bisa nonton di jam-jam dan hari itu saja. Tidak bisa di ulang, sekali ketinggalan episode ya sudah selamat tinggal ceritanya.
  Tapi dari hal-hal itu, anak jadi bisa melatih kesabaran dan apa itu kepuasan pencapaian saat bisa menonton. Kalian pernah ada di zaman ini nggak?
Layar zaman sekarang :
    Membuat anak-anak lebih kompulsif, obsesi tidak terbendung, mengulang-ulang kegiatan yang sama ya karena kemudahan teknologi tontonan sekarang kalau nggak suka bisa di-skip, kalau suka ditonton berulang. Anak-anak tinggal scroll handphone, menonton video pendek, dan kesabaran anak jadi tidak terbentuk. Layar zaman sekarang bikin kita jadi malas, bahkan brain rot.

BERAPA LAMA WAKTU YANG TEPAT UNTUK ANAK SCREEN TIME?

    Ada dua macam tipe layar untuk anak-anak, kita sebut saja ini layar aktif dan layar pasif. Layar aktif membuat anak lebih aktif saat menonton. Contohnya seperti aplikasi edukatif, membaca e-book, belajar coding, menggambar digital, atau berinteraksi dalam kelas daring. Kegiatan layar seperti ini masih membutuhkan anak untuk berpikir serta berinteraksi dari pada hanya duduk diam dan menonton saja.
    Sedangkan layar pasif hanya membuat anak menonton saja, bermain game hiburan, scroll media sosial, dan tidak ada interaksi kognitif.
    Rekomendasi waktu layar anak usia dini menurut UNICEF adalah sebagai berikut:
- Anak usia <1 tahun : tidak boleh screen time sama sekali karena secara fisik belum siap untuk kompeksitas layar.
- Anak usia <2 tahun : tidak boleh lebih dari 1 jam.
- Anak usia 2-5 tahun : tidak lebih dari 2 jam.
- Anak usia 6-10 tahun : sekitar 3 jam-an saja.
Waktu di atas sudah ditentukan oleh ahlinya dan tidak bisa ditawar lagi ya mams karena jika dilanggar, banyak efek negatifnya. Anak menjadi terlalu kebanjiran informasi (overstimulate). Kognitif anak jadi lelah, dampak jangka pendek anak akan kecanduan dan mudah tantrum saat keinginannya tidak terpenuhi. Screen time yang dimaksud di sini adalah semua layar, baik itu layar handphone maupun layar televisi.
    Dampak buruk screen time berlebihan pada anak juga mengakibatkan masalah-masalah pada perkembangan berikut :
- Bahasa : Lambat bahasa, speech delay.
- Kognitif : Hyperactive (karena atensi terganggu)
- Motorik : Kesulitan saat menggunakan pensil, gunting, dan gerakan lain yang membutuhkan motorik halus dan kasar.
- Fisik : Daya tahan tubuh tidak terasah dengan baik karena malas bergerak.

PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI  ANAK SANGAT PENTING

    Aturan tegas dari orang tua penting sekali dan harus dikomunikasikan dengan anak. Orang tua harus mempunyai kedekatan emosional dulu dengan anak. Memahami dan mendengarkan anak dulu, baru kita bisa masuk ke dalam permainan mereka dan mengambil alih sedikit demi sedikit.
    Orang tua dijadikan teladan oleh anak. Children see children do. Minta izin ke anak saat harus urgent buka handphone menjadi contoh kecil kita menghargai anak kita. Usahakan anak tau apa yang sedang orang tua lakukan dengan hanpdhone-nya.
    Menemani dan mendampingi anak saat mereka screen time sangatlah penting. Sehingga kita bisa ikut aktif berpartisipasi, mendengarkan, dan tidak selalu menghakimi anak. Selain itu, orang tua juga bisa mengarahkan anak pada kegiatan positif yang didukung oleh lingkungan ramah anak. 


Terima kasih mams telah membaca sampai akhir. Apabila ada saran atau pengalaman mama-mama selama menghadapi anak screen time boleh ditulis di kolom komentar :)
    

Kamis, 14 November 2024

Guru Terbaik (Part 1)

Pernahkah kalian merasa bahwa kejadian yang telah terjadi di kehidupan kalian adalah bentuk dari pemikiran kalian sendiri?
Ya, ketidakbahagiaan dan bahkan kebahagiaan pun sebenarnya bisa kalian ciptakan sendiri. Tapi yang jadi masalah, apakah benak kita, pikiran kita selalu dalam keadaan yang memungkinkan kebahagiaan akan terus dirasakan? TIDAK. Tidak sama sekali. Manusiawi dan wajar jika manusia merasakan berbagai macam emosi seperti marah, sedih, kecewa, terkhianati, bahagia, terharu, dan perasaan emosi lainnya yang tentunya satu hari saja bisa bermacam emosi yang dirasa.

PENGALAMAN ADALAH GURU TERBAIK

    Pernah mengalami pahit, manis, asam kehidupan yang dulu sepertinya tidak bisa ku lalui, namun setelah sampai di titik ini, menoleh ke belakang dan bergumam, "Ternyata aku bisa melewati semuanya dan berada di sini, saat ini, aku sudah hebat."
Berpikir bahwa segala sesuatunya sekarang jadi akan lebih ringan karena aku bisa melalui semua walau dengan tertatih. Untuk ke depannya, hanya perlu ketenangan dalam menghadapi segala sesuatu yang akan terjadi nantinya. Bisa? Ya nggak semudah itu! Manusia hidup untuk terus belajar. Ada yang pernah bilang ke aku, "Kalau nggak mau belajar ya jangan hidup, kalau nggak mau capek ya mati aja!"
Sarkas memang, tapi langsung mengena ke aku yang biasanya 'hang heng' atau lola ini. Benar juga perkataannya, kita lahir dengan tidak membawa apapun selain kemampuan bawaan refleks. Selebihnya, kita semua belajar. Belajar berjalan, belajar berbicara, belajar cara makan, belajar mengelola emosi, bahkan hingga detik aku menulis ini pun aku merasa masih perlu banyak belajar juga.

    Dulu selepas lulus SMA, aku sangat ingin melanjutkan pendidikan di bangku kuliah yang menurutku pada saat itu tidak terjangkau biayanya. Tidak pernah memikirkan bagaimana cara mendapatkan uang sebanyak itu untuk membayar uang pangkal kuliah (tahun 2012 belum ada UKT), tidak pernah terpikirkan juga bagaimana akhirnya aku bisa membayarnya hingga lunas. Tapi Tuhan Maha tau. Dia yang memberikan jalan kepadaku yang hanya bocah SMA usia 16 tahun, tanpa aku pikirkan namun tetap aku inginkan, yaitu berkuliah. Pernah terbesit dalam pikiran bahwa setelah lulus SMA nanti aku akan langsung bekerja kantoran. Menjadi seorang banker atau pramugari tidak buruk juga pikirku. Hanya dua pekerjaan itu yang menurutku cocok untukku saat itu. Banker pada waktu itu bisa menerima karyawan dengan lulusan SMA, begitu pun pramugari, hanya perlu memperhatikan tinggi badan, cantik, bahasa Inggris, dan pikirku aku masuk kriteria mereka. Tapi sayangnya dua pekerjaan tersebut tidak tertanam sampai ke dalam benakku dan tidak melulu terpikirkan sampai sebegitunya. Justru keinginan untuk kuliah lah yang selalu ada dalam benakku. Semesta mengabulkannya. Allah mengabulkannya. Kekuatan pikiranku mengalahkan segalanya. Aku bisa berkuliah dengan jerih payah yang tidak kusangka akan membawaku sampai pada titik itu saat itu.

PERCAYA PADA KEKUATAN PIKIRAN

    Kejadian-kejadian beruntun yang kamu alami sekarang ini tentu saja bukan sebuah kebetulan semata. Selain karena garis takdir Allah, percayakah kalian bahwa kekuatan pikiran kalian juga mempengaruhi keberlangsungan hidup kalian hingga saat ini?

    Ada seseorang terlahir dari keluarga yang pas-pasan. Menjalani hari-hari dengan penuh gerutu. Ah, dia mah enak anak orang kaya tidak perlu mikir mau kerja apa. Ah, dia mah enak dapat warisan gak perlu mikir modal usaha. Ah suami dia kaya, aku mah kerja setahun mana dapat duit segitu?
See? Bayangkan apa yang terjadi dalam hidupnya? Ya, betul. Pikirannya akan membawanya untuk tetap di situ-situ aja. Nggak berkembang. Nggak termotivasi. Hanya mengeluh dan secara tidak langsung mengutuk diri sendiri agar tidak ke mana-mana. Pikirannya yang selalu mencari alasan untuk seseorang yang sukses, malah menyudutkan dirinya sendiri dan tidak bertindak apa pun untuk hidupnya. Pikirannya membawanya untuk benar-benar miskin dan tidak punya apa-apa. Percaya nggak? Kalo aku percaya karena memang sudah mengalaminya sendiri :)

Bagaimana pengalaman kalian? Jika mungkin pengalamanku ternyata sama dengan kalian, boleh dishare di kolom komentar dong. Terima kasih.

    

Minggu, 23 Juni 2024

3 Level Parenting, Kamu di Fase Apa?


Parenting Hat (topi parenting dalam kehidupan sebagai orang tua sangat penting untuk kita sadari. Sebagai orang tua kita akan memakai topi yang berbeda di setiap tahap usia anak. Namun terkadang, ketidakpercayaan kita sebagai orang tua terhadap anak menyebabkan kita tidak pernah berganti topi parenting. Dalam beberapa kasus, anak akan merasa tidak nyaman dan terganggu oleh orang tua sendiri akibat kesalahan orang tua dalam menerapkan topi parenting ini. Sebetulnya, apa sih topi parenting atau parenting hat ini? Sebagai orang tua, kita harus berubah seiring dengan perubahan anak-anak kita. Anak ketika beranjak remaja, sudah tiak bisa lagi diperlakukan seperti balita. Itulah gunanya topi parenting ini, 3 topi yang memainkan peranan berbeda sesuai dengan tahap kehidupan anak. Inilah prinsip 3 topi dalam parenting menurut Arun Gogna dalam bukunya, Lasting Gifts You Can Give Your Children:


  1. Controling Hat (Topi Pengontrol) usia 0-9 tahun

Pada fase ini orang tua mengatur semua kegiatan anak. Mulai dari mandi, makan, jam tidur, dan semua hal tentang anak akan orang tua atur sedemikian rupa. Orang tua akan buat aturan untuk anak, ikut kontrol semua kegiatan dan apa pun kebutuhan anak. Istilahnya ikut main di lapangan juga. Di tahap ini orang tua masih berhak menegur dan meluruskan apa saja yang menurut orang tua kurang pas bagi mereka. Hal ini termasuk membiasakan anak pada hal-hal positif, membantu anak memilah yang baik dan buruk, agar saat dia menuju fase selanjutnya (>9tahun) mereka sudah bisa dan terbiasa melakukan tugas dan tanggung jawab pada diri sendiri tanpa harus disuruh-suruh lagi.


  1. Coaching Hat (Topi Pelatih) usia 9-18 tahun

Ketika sudah memasuki usia ini, anak diharapkan telah mengerti dan memahami aturan antara orang tua dan anak yang telah disepakati. Orang tua sudah tidak terlalu mengontrol anak tetapi lebih ke mengingatkan. Anak lebih bertanggung jawab pada dirinya sendiri. Tidak melulu semuanya harus disuruh atau diatur lagi. Bukankah coach tidak ikut main dilapangan kan?


  1. Consulting Hat (Topi Konsultan) usia >18 tahun

Fase ini mungkin menjadi fase orang tua untuk melepas anak. Menjadikan anak sebagai individu yang siap berbaur di dalam masyarakat. Orang tua akan memainkan peran sebagai konsultan saja. Kepercayaan orang tua terhadap apa pun keputusan anak dalam fase ini memang terasa agak berat bagi para orang tua. Namun beginilah fase parenting dan tugas kita menghantarkan anak pada kesuksesan dan kepercayaan dirinya. Orang tua sudah tidak lagi mengatur keputusan hidup anak. Hanya menjadi konsultan saja. Dan sebagai seorang konsultan sebisa mungkin tidak memberi saran ketika tidak ditanya.


Menjadi orang tua memang perlu terus - menerus belajar. Ketidaktahuan dan keterbatasan ilmu orang tua kita jadikan alasan untuk tutup mata dan mewariskan semua kesalahan perenting pada anak. Yuk menjadi orang tua yang asik untuk anak-anak kita.


Stop! Jangan Teruskan Hubungan Seperti Ini!

Ada yang pernah bilang.
"Kamu akan benar-benar merasa sayang, saat kamu telah kehilangan." 
Ya, memang benar adanya. Tapi memang hal itulah yang harus kamu lakukan saat ada seorang laki-laki yang menyakitimu atau menyia-nyiakanmu. Kamu harus berani walk away. Keluar dari sana, dari hubungan itu. Kamu akan terus berputar pada masalah itu jika kamu tetap berada di posisimu.

Namun ketika kamu walk away, laki-laki akan mulai berpikir kamu adalah wanita yang "the only one" dia pasti akan sangat menyesal telah memperlakukanmu seperti itu, sehingga dia pasti akan kembali padamu, memohon untuk kembali kepadamu.

Eits tapi tunggu dulu. Jangan langsung terima cintanya kembali kalau belum kamu perhatikan hal-hal ini :

1. Kesalahan dia sepele.
Mungkin laki-laki memang sering membuat kesalahan dan akhirnya membuatmu merasa jengkel dan marah. Seperti dia sering terlambat pada acara tertentu, dia hanya sibuk bermain game, dia kurang giat bekerja, atau pun kamu kesal karena dia tidak peka dan menggantungmu berlama-lama. Hal ini sebetulnya masih dalam tahap kasus hubungan yang bisa dibicarakan dan dikomunikasikan. Tapi kalau dia masih tetap saja, mending kalian walk away dan biarkan mereka berpikir dulu apa yang harusnya mereka lakukan terhadap kalian. Dan jika laki-laki sudah menyadari kesalahannya, dia akan menghubungimu kembali dan memohon agar hubungan kalian diperbaiki. Boleh kalian terima lagi apabila sudah ada kesepakatan tentang tidak mengulangi kesalahan yang lalu dan kalian juga harus jual mahal. Tetap fokus pada diri kalian untuk meningkatkan value kalian. Jangan habiskan fokusmu pada masalah dengan laki-laki saja.

2. Dia kasar dan redflag. Jika kamu menemukan laki-laki yang kasar, sering mengumpat, dan terlihat tidak sabaran, nope! Jangan kamu sekali-kali kembali pada dia. Sudah betul kamu walk away dan biarkan dia menyesali perbuatannya ke kamu seumur hidup. Bikin dia tidak bisa melupakanmu tapi beri dia pelajaran juga untuk tidak kembali padanya. Semoga di sini tidak ada laki-laki yang memperlakukan kalian seperti itu. Kalian para wanita harus tetap menjaga kewarasan dengan tidak berurusan lagi sama laki-laki redflag. Berani keluar dari zonamu. Fokus dengan hal-hal baik di depanmu. Fokus dengan pekerjaanmu, pencapaian yang akan kamu lakukan, dan goals-goals yang kamu cita-citakan.

3. Selingkuh tidak termaafkan.
Ya benar. Apa bila kamu menjumpai laki-laki yang selingkuh darimu. Segera tinggalkan! Jangan berpikir lebih lama dan kamu harus cepat-cepat pergi darinya. Komitmen yang baik adalah yang tidak mendua, apalagi tiga. Tidak ada alasan untuk kesalahan yang memang disengaja ini. Aku tidak bilang kalau selingkuh itu tidak bisa berubah, namun hal ini bisa merusak mentalmu secara perlahan, melemahkan fisikmu secara tidak sadar dan perlahan kamu akan kehilangan kepercayaan dirimu. So, jangan sampai itu terjadi kepadamu. Hargai dirimu, otakmu, tubuhmu, beri dirimu kebahagiaan yang tidak melulu bersumber dari pasangan. Cari kebahagiaan lain untuk meningkatkan value mu sendiri.

Motivasi Aja Nggak Cukup!

Bersama tulisan ini, aku akan membahas sedikit biografi dari seseorang yang kukagumi sejak kurang lebih 3 tahun yang lalu. Aku kagum dengan isi tulisannya di jeyjingga.com dan beberapa postingan feeds-nya yang bercaption "enak dibaca". Ya, aku baca tulisannya begitu indah sampai aku seolah mendengar suara dan intonasi bicara seseorang saat aku membaca tulisan dari Kak Jihan Mawaddah.

Kak Jihan yang saat ini menjabat sebagai Ketua komunitas menulis One Day One Post (ODOP) dan menjadi anggota pada komunitas menulis lainnya, memiliki nama pena "Jingga". Kak Jihan yang punya segudang prestasi dalam menjuarai berbagai macam lomba menulis kini menekuni blog-blog yang ia buat. Sudah tidak terhitung berapa ribu artikel yang sudah ia hasilkan selama ini. Berawal dari suka ngeblog saat SMP dan benar-benar menekuninya di tahun 2018, Kak Jihan saat ini sudah mendapatkan penghasilan sendiri dari blognya. Selain blog, ternyata kak Jihan juga pernah menulis 15 buku antologi (hingga Juli 2020) dan 1 buku solo yang berjudul Narasi Gurunda yang terbit pada Desember 2019.

Sebagai ibu rumah tangga yang produktif, kini Kak Jihan menjadikan menulis sebagai pekerjaan utamanya. Pengalaman dan jam terbang menulis menurutnya sangat penting untuk benar-benar menekuni pekerjaan ini. Pada kesempatan mewawancarai Kak Jihan via Whatsapp, aku sempat bertanya bagaimana tips untuk penulis pemula sepertiku bisa memulai semuanya. 

"Tips biar istikamah sederhana aja; tentukan BIG WHY kenapa kita melakukan itu, tujuannya apa?

Kalo kita ngga cukup termotivasi untuk mencapainya dan akhirnya ga konsisten berarti tujuannya kurang mengena dan mungkin juga kurang kuat.
tentukan goals jangka pendek dan juga jangka panjang, trus kasih timeline harus dicapai dalam waktu berapa lama.
itu sih aku." Kata kak Jihan via Whatsapp.

Dari situ aku berpikir kalau motivasi yang aku miliki sekarang ternyata masih belum cukup untuk disandingkan dengan effort kak Jihan yang selama ini berusaha menulis setiap hari, dan dia disiplin dengan goals yang dia buat sendiri. Ya, setiap hari! Kalau mau jadi penulis ya nulis, ya baca, banyak nulis dan banyak baca. Buat goals yang ingin dicapai dan tentukan mau diwujudkan berapa lama. Segera kah? Atau malah enak-enakan ulur waktu hingga waktu yang tak terbatas?
Mengurus anak juga bukan hal yang bisa dijadikan alasan untuk tidak produktif. Kak Jihan mencontohkannya dengan cara pas anak sekolah, itulah kesempatannya untuk bekerja dan pada waktu itulah dia gunakan sebagai waktu kerjanya.

So, menjadi penulis terlihat gampang-gampang susah ya? Tapi dengan terus sering melatih kemampuan nulis kita, nulis tiap hari, nulis terus, suatu waktu kita akan bisa mencapai goals menjadi penulis seperti yang kita inginkan.

Sabtu, 22 Juni 2024

ART juga Wanita Bekerja

Asisten Rumah Tangga (ART), baby sitter, nanny, atau siapapun yang bekerja di rumahmu merupakan wanita karir. Bagaimana bisa? Ya, mereka juga menjadi perempuan yang bekerja. Selama ini yang terpikirkan di benak kita tentang wanita karir atau perempuan bekerja adalah perempuan yang “ngantor” atau terlihat bekerja dengan dandanan rapi, bersepatu, dan berdandan. Namun nyatanya, ART atau Pekerja Rumah Tangga (PRT) juga wanita karir lho!


Sudah Lulus Sekolah Ya Kerja!

54,69% pekerja di Indonesia mayoritas sekolah sampai lulus SD dan SMP (Sumber: BPS 2023). Setelah sekolah, lalu ngapain? Ya sama seperti kalian. Bekerja. Di berbagai sektor termasuk sektor infoemal seperti di rumahmu. Lebih dari 4juta perempuan Indonesia bekerja sebagai asisten rumah tangga atau Pekerja Rumah Tangga (PRT) (Sumber: Databoks 2024).


Sudah Kerja Ya Nikah!

Jika perempuan lulus SMP usia 15 tahun langsung bekerja jadi PRT, lima tahun bekerja ya capek juga, lalu mereka ngapain lagi? Biasanya ya menikah. Sama denganmu, sama dengan kita. Lulus kuliah, bekerja, kemudian kebanyakan di antara kita langsung ingin menikah kan?


Sudah Nikah Ya Nurut Suami!

Lalu saat sudah menikah, mereka akan lebih mendengarkan perkataan suami. Jika suaminya menyuruhnya berhenti kerja, dia jadi berhenti juga kerja padamu. Kamu merasa ruwet dan kewalahan karena harus mencari PRT baru? Sementara dia? Hanya ingin menjadi perempuan pada umumnya. Nurut pada suami. Layaknya pekerja kantoran yang resign karena telah menikah dan mengabdi pada suami. Tapi ada juga kok suami yang tetap mengizinkan bekerja sehingga dia bisa kembali bekerja meski sudah menikah. Sama sepertimu juga.


Lalu Punya Anak...

Saat datang di masa memiliki anak, maka pilihannya akan:

  • Berhenti bekerja karena tidak sampai hati mengurus anak orang sementara anak sendiri diurus orang tua/mertua di kampung.

  • Masih ingin bekerja, tapi bingung anak diurus siapa karena tidak ada yang bisa dititipi.

  • Lanjut kerja karena di rumahmu (tempat kerjanya) punya support system bagus dan menyadari kalau punya anak = butuh biaya besar.

Perempuan di level ekonomi mana pun menghadapi kesulitan yang sala dalam hal pengasuhan anak.


Banyak Juga yang LDM

PRT yang sudah menikah dan suaminya tidak bekerja juga di tempat yang sama, mereka adalah pasangan LDM (Long Distance Marriage). Mereka sangat mungkin mengalami hambatan pernikahan jarak jauh dari masalah komunikasi sampai mungkin kesulitan mengatur finansial di dua dapur. Sama saja seperti kebanyakan pasangan karyawan BUMN (atau perusahaan lain yang sering memutasi karyawan), yang resiko pekerjaannya adalah LDM.


PRT adalah perempuan bekerja yang rentan mendapat kekerasan, baik fisik, mental, dan finansial:

  • Kebanyakan bekerja tanpa kontrak tertulis tentang hak dan kewajiban

  • Bekerja tanpa perlindungan hukum.

  • Tidak ada standar gaji dan bisa diperlakukan sewenang-wenang oleh majikan.

  • Tidak punya benefit asuransi kesehatan atau jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

  • Jam kerja panjang, bisa 7 hari seminggu dan tetap bekerja di tanggal merah.


Di Singapura, PRT Wajib Mendapatkan:

  • Gaji

  • Jam kerja, lebur, dan hari libur yang pasti.

  • Libur di tanggal merah

  • Cuti tahunan dan cuti sakit

  • Asuransi kesehatan dan kecelakaan

  • Tempat tinggal dengan ventilasi baik.

  • Makan sehari 3 kali.

Dan semua itu ditulis dalam kontrak kerja. PRT juga wajib punya izin bekerja dari MOM (Ministry of Manpower). 


UU perlindungan PRT sudah 20 tahun diperjuangkan namun belum juga disahkan. Untuk itu yang bisa kamu lakukan sementara:

  • Buat kontrak kerja yang jelas tentang hak dan kewajiban. Buat 2 rangkap bermaterai.

  • Beri mereka waktu istirahat dan cuti.

  • Daftarkan ART-mu di BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

  • Perlakukan sebagai perempuan bekerja, bukan sebagai pembantu. Dia tidak bantu kamu, dia bekerja 🙂

Jumat, 21 Juni 2024

Jangan Salah Pilih Sekolah untuk Balita Anda!

Di zaman serba modern ini, anak usia balita atau di bawah lima tahun sudah bisa memiliki kegiatan sekolah. Tak jarang mulai banyak bermunculan sekolah-sekolah untuk anak usia 3 tahun bahkan usia 1 tahun pun sekarang ada sekolahnya. Nah sebetulnya, penting gak sih para orang tua menyekolahkan anak di usia yang terbilang cukup dini?


Perlu diingat, usia balita adalah usia emas untuk meningkatkan dan melatih motorik kasar dan motorik halus anak yang tentunya akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak kedepannya. Sah-sah saja jika para orang tua ingin menyekolahkan anaknya karena sang anak juga akan berlatih berinteraksi dengan orang lain dan bersosialisasi dengan teman sebayanya. Usia balita biasanya masuk ke dalam Kelompok Bermain (KB) lalu lanjut ke jenjang Taman Kanak-kanak (TK). Namun perlu diingat pula, para orang tua jangan sembarangan memilih sekolah terutama untuk anak usia balitanya. Nah, apa saja kriteria sekolah usia balita yang perlu orang tua ketahui? Simak penjelasan berikut:


  1. Tidak ada PR Calistung kecuali kegiatan bermain bersama orang tua.

Usia balita tidak didesain untuk belajar membaca menulis. Jadi untuk PR di rumah yang menyuruh mereka untuk membaca dan menulis, ini akan menjadi redflag bagi sekolahnya. Kemudian tugas orang tua juga bukan untuk menjalankan kurikulum belajar anak. Orang tua di rumah hanya perlu mendampingi dan bermain bersama anak, untuk urusan kurikulum sekolah dan susunan belajar anak-anak biarlah sekolah yang mengurusnya. Di rumah, mereka hanya perlu bermain untuk mengasah motorik kasar dan motorik halusnya. Contohnya bermain pretend play bersama orang tua, memasak bersama, atau kegiatan menyenangkan lainnya bersama orang tua.


  1. Ruang atau Space Outdoor. 

Walaupun banyak fasilitas sekolah yang menjadi unggulan seperti tempat ber-AC, perpustakaan, banyak mainan, dan fasilitas unggulan lainnya, sekolah KB dan TK harus memiliki ruang atau space outdoor untuk anak-anak bermain di sana. Kenapa? Karena anak-anak akan lebih leluasa jika berada di ruang terbuka. Mereka bisa merasakan alam sekitar, bermain di tengah hembusan angin, di bawah terik mentari, memanjat, berlari-larian, berkejaran, dan kegiatan lain yang hanya bisa dilakukan secara leluasa apabila di ruangan terbuka. Hal ini juga dapat melatih motorik kasar dan motorik halus anak. Sosial emosional juga akan dilatih di sini saat anak-anak saling berinteraksi dalam permainan seru mereka.


  1. Ekspresi pihak sekolah ketika menjelaskan tentang program sekolah.

Dalam pengenalan sekolah, sudah pasti masing-masing pihak sekolah akan menjelaskan tentang keunggulan dari sekolah mereka. Selain tentang kurikulum, biasanya mereka akan membanggakan prestasi yang “menurut mereka” menjadi kelebihan sekolahnya dibandingkan dengan sekolah lain. Dari sini para orang tua akan mengetahui, tipe sekolah apakah yang mereka jelaskan. Yang menjadi redflag untuk para orang tua adalah sekolah yang benar-benar membanggakan dan menekankan tentang pelajaran membaca, menulis, dan menghitung. Hal ini masih belum perlu untuk sekolah di tingkatan KB dan TK karena di usia ini, prioritas utama mereka adalah bermain.


Rabu, 19 Juni 2024

Wanita Melamar Pria Duluan?


Baru-baru ini sosial media digemparkan oleh berita seorang wanita bertekuk lutut di depan publik dan melamar pria duluan. Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian relate? Setuju atau tidak jika wanita melamar pria duluan?


Okay, let see. Mari kita bahas dari sudut pandang ilmu hukum alam semesta dalam feminine masculine energy secara netral. 


Sebenarnya jika wanita melamar pria terlebih dulu sudah banyak dan sering terjadi di luar Indonesia, terutama para wanita extreme radical feminist yang merasa wanita berhak maju duluan, proaktif, menafkahi pria dan membiarkan sang pria mengurus keperluan rumah, bahkan melamar pria duluan. Kemudian hal ini menjadi viral dan menuai pro-kontra dalam pandangan masyarakat. Lalu baru-baru ini muncul dan terjadi di Indonesia, kemudian viral. Adegan wanita yang bertekuk lutut di hadapan pria yang merupakan pacarnya dan diduga hal ini terjadi karena si pacar tidak kunjung melamarnya. Katanya sih, “Wanita berhak maju duluan.” bahkan banyak pula wanita pada kolom komentar sosial medianya yang terinspirasi ingin melakukannya juga. Menurut kalian, apa hal ini menjadi lazim dan patut untuk ditiru?


SOFT GUY ERA


Ada istilah baru di luar negeri yaitu Soft Guy Era. Apa itu Soft Guy Era?

Soft Guy Era adalah zaman di mana banyak pria-pria feminine energy bertebaran. Mereka berharap dinafkahi wanita, dijemput, diberi uang, dibayarin saat kencan atau split bill, ditembak duluan, bahkan dilamar duluan. Para pria ingin diperlakukan bak ratu dan di sisi ini pria tidak menunjukkan effortnya sebagai seorang pria jantan atau pria maskulin yang memang seharusnya kodratnya begitu. Seakan hukum alam semesta sudah terbalik. Soft Guy Era dan Extreme Radical Feminist sebenarnya sudah sejak lama masuk ke Indonesia. Banyak pria feminine energy dan wanita masculine energy di jaman ini. 

Pernah mendengar cerita jaman sekarang wanita bekerja keras mati-matian untuk menghidupi keluarga padahal dia memiliki suami dan suaminya lebih memilih di rumah saja? Ada pula cerita tentang wanita yang mengejar pria yang dia kencani dan memberikan hadiah serta semua kemauan si pria dia turuti?


Kira-kira apa saja alasannya? Kenapa ini bisa terjadi?

  • Dari segi kacamata kesehatan, semua ini akibat efek dari phthalates yang memberikan dampak penurunan hormon testosteron secara signifikan terhadap pria yang didapatkan mereka dari makanan, skin care, pupuk, dan hal-hal yang dapat mengganggu pertumbuhan hormon testosteron mereka.

  • Fatherless behavior. Banyak dari pria tersebut yang tidak mendapatkan kasih sayang yang tulus dari seorang Ayah. mereka tidak tahu cara menjadi pria sejati dan pria maskulin. Mereka tidak dapat tuntunan secara nyata bagaimana cara pria bersikap jantan. Mereka hanya tau dilayani saja oleh Ibu mereka, tetapi kurang perhatian dari sosok Ayah.

  • Ajaran extreme radical feminist yang salah kaprah, mengajarkan wanita untuk bisa melakukan semua secara mandiri termasuk dalam menyatakan cinta dan melamar pria terlebih dahulu.

  • Ajaran dating coach yang bertebaran di sosial media yang mengajarkan pria untuk duduk manis dan membiarkan wanita yang mengejar-ngejar dan bertekuk lutut, memberikan semua yang wanita punya, dan membiarkan wanita yang berusaha lebih keras dari pada si pria. Lalu mengajarkan wanita untuk menjadi masculine energy setiap saat.


Dari beberapa kasus yang telah dijabarkan di atas, kalian para wanita harus cerdas dan jangan mau dimanipulasi oleh para pria maupun dating coach yang beredar di sosial media. Mereka hanya ingin menciptakan wanita untuk menjadi masculine energy agar para pria low testosteron bisa rileks dan wanita yang lebih banyak berjuang. 


Semangat untuk para wanita. Perjuangkan harga dirimu…


Selasa, 18 Juni 2024

Cara Membuat Pria Tergila-gila Padamu


Di era serba cepat dan banyak kemudahan teknologi informasi ini menjadi hal yang menyenangkan untuk kita mengetahui tentang seseorang hanya dengan melihat sosial medianya. Saat bertukar informasi pun juga sangat mudah bagi para single yang ingin mencari jodohnya. Banyak dating apps dan sosial media semacamnya yang gak kalah nge-trend di kalangan anak muda jaman now. Tidak sedikit pula dating coach yang mendadak bermunculan untuk berkoar membagikan tips-tips cinta ala mereka. Ada yang memang berhasil, ada pula yang menyesatkan sehingga kita sebagai kaum wanita yang memang biasanya banyak mencari informasi ini, merasa lelah dan mengikuti ajaran dating coach yang tidak tepat.
Untuk para wanita, sebetulnya bagaimana sih cara membuat pria tergila-gila dengan kita? Jangan salah lagi dan simak aja tips berikut:

1. Teknik love letter
Kalian pernah dengar teknik love letter? Cara ini sebetulnya ampuh bagi kalian yang percaya 100% pada teknik ini, dibarengin dengan teknik yang aku kasi lainnya. Teknik love letter menekankan pada manifestasi kita dalam menginginkan jodoh sesuai dengan yang kita mau. Caranya, tuliskan sepucuk surat cinta seolah-olah surat itu untuk dirimu sendiri dan tulis juga kriteria jodoh yang kamu inginkan di buku terpisah. Simpan surat cinta itu dan lupakan seolah-olah itu sudah berlalu. Manifestasikan jodohmu dalam jurnal harian yang harus kamu tulis setiap hari seolah-olah kamu telah mendapatkan jodoh yang kamu mau.

2. Fokus dengan dirimu sendiri. Kamu tidak akan bisa membuat pria tertarik padamu jika kamu saja tidak memperdulikan dirimu sendiri. Jadilah wanita yang punya high value dan high vibration. Lakukan hobimu, bekerjalah, fokus dengan hidupmu dan dirimu, rawat dirimu sendiri, maka aura high vibration akan terpancar dan pria mulai melirikmu.

3. Lakukan cara yang sama. Jika kamu lagi dekat dengan seorang pria, dan dia nge-ghosting kamu, jangan cari dia. Jika dia tidak chat kamu atau telepon kamu, jangan chat atau telepon dia juga. Dating coach lain akan menyuruhmu aktif terlebih dulu dan menghubunginya terlebih dulu. Oh tidak, ini salah besar. Lakukan hal yang sama saat dia tidak menghubungimu. Jangan biarkan jari manismu memohon perhatian ke dia. Dengan begitu, dia juga akan penasaran ada apa denganmu. Kenapa kamu menjadi misterius dan susah ditebak? Ini akan membuat dia balik sendiri ke kamu.

4. Jangan pernah mengejarnya. Stop untuk menghubunginya dulu. Jangan buru-buru membalas chatnya jika dia chat duluan. Beri jeda dan biarkan dia berpikir kamu sedang sibuk atau melakukan hal lain. Jangan biarkan dia berpikir bahwa kamu menanti-nantikannya. Bikin dia penasaran.

5. Keluarkan dark feminime energymu. Keluarkan sedikit sisi gelapmu. Jangan terlalu jadi nice girl yang selalu menurut dan siap sedia ketika dia butuh kamu atau pun ketika dia mengajakmu pergi. Jangan batalkan janji bersama temanmu untuk sekedar bertemu dengannya. 

Minggu, 16 Juni 2024

MEMOAR KALA ITU

Di kursi roda ini, aku duduk menghadap halaman rumah yang cukup lapang. Terdapat gazebo kecil yang cukup untuk bersantai saat senja hadir di depan rumahku. Pemandangan ini selalu saja mengingatkanku akan historis semua tentangmu, istriku. 

Masih teringat jelas semua kenangan tentangmu, Suparwi. Kala kita bertemu untuk pertama kalinya. Waktu itu, tahun 1967. Aku melihat segerombolan gadis muda memasuki area pasar malam. Pardi, kawan baikku mulai bergelagat ingin berkenalan dengan salah satu gadis yang ia incar. Tapi aku tak tertarik sedikit pun. Aku lebih memilih menyantap tahu petis yang baru saja kubeli. 

Benar saja sesuai dugaanku, Pardi berhasil berkenalan dengan Sarita. Sedangkan para gadis lain mulai berpencar untuk melihat-lihat pasar malam yang hanya hadir satu tahun sekali di kota ini saat bulan Ramadan. Namun, aku melihat satu gadis yang menarik hatiku. Kuberanikan diri untuk mendekatinya. Ya, namanya Suparwi. 

Dialah gadis lemah lembut, dan manis senumnya. Rambutnya yang berkepang dua dengan pita merah di ujungnya, menambah apik paras wajah bulatnya. Mengenakan sweater rajut coklat dan rok hitam selutut. Sungguh sedap dipandang. Tak akan pernah kulupakan kesan pertamaku bertemu dengannya. Tiap kenangan manis tentangnya, tiap ucapan lemah lembutnya, tiap sedapnya masakan yang tercipta dari tangan ajaibnya, mana mungkin bisa aku lupakan. 

Setelah mengenal lebih dalam tentangnya, singkatnya, aku menikah dengannya. Kami dikaruniai 5 orang anak. Ibu, panggilannya dari anak-anak kami. Hari-hari terasa cepat berlalu. Tangis, tawa, cerita bahagia, sedih, susah, senang kita lalui bersama-sama selama 27 tahun ini. Tapi tak jarang pula aku melakukan kesalahan dan dia selalu saja memaafkanku. Kenapa ada orang yang sesabar kau, Suparwi? 

Hari itu, tepat satu hari sebelum ulang tahunnya. Dia terjatuh lunglai. Kugendong ia dalam pelukanku. Mencoba menyadarkannya dan mengguncangkan badannya, apa saja kulakukan demi membuatnya bangun kala itu. Anak kami Wawan yang kutelepon, langsung datang dan membawanya ke rumah sakit. Dokter bilang ini adalah gerd akut. Tapi kenapa aku tidak pernah mengetahuinya? Bahkan, tentang sakitnya pun aku lalai, padahal sudah puluhan tahun aku bersamanya. Ah Suparwi, sungguh maafkan suamimu yang tak becus untuk mengurusmu. Aku benar-benar sangat menyesal kala itu. Egoku selama ini yang terlalu tinggi sungguh aku menyesalinya.

Satu minggu setelahnya, Suparwi meninggalkanku untuk selamanya. Kini di usia senja ini, kuhabiskan dengan mengenang perjalanan kita sembari mempersiapkan bekalku untuk bertemu denganmu di akhirat nanti. Semoga pertemuan kita nanti, menjadi pertemuan terakhir yang selamanya.


Warkop Sejuk di Malang Buka 24 Jam

Bagi kalian warga Malang atau yang mampir ke Kota Malang, Jawa Timur, yang suka nongkrong, wajib ke warkop satu ini. Namanya warkop Elton 28. Entah kenapa namanya sedikit aneh dan susah diingat. Terletak di Simpang Balapan No.11, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, warkop ini tergolong memiliki lokasi yang strategis. Berada di pusat kota, warkop ini buka 24 jam non-stop.
Yang menarik dari warkop Elton 28 ini selain lokasinya yang strategis, juga suasana yang dihadirkan di warkop ini tergolong sangat sejuk di siang hari. 
Terdiri dari bangunan utama yang merupakan arsitektur peninggalan jaman Belanda, warkop ini bisa dikatalan unik. Terdapat satu bangunan utama besar yang merupakan tempat kita memesan minuman dan makanan serta kasir untuk pembayarannya. Di dalamnya juga terdapat beberapa meja kursi untuk tempat nongkrong indoor. Kemudian terdapat bangunan kecil lainnya di sebelah kanan bangunan utama, merupakan akses untuk menuju ke toilet warkop. Di sebelah toilet, ada bangunan dapur terbuka dan kita bisa melihat para karyawan menyiapkan makanan pesanan kita. Kemudian di depan bangunan utama terdapat halaman yang sangat luas berbentuk letter L yang ditumbuhi oleh pohon-pohon besar yang rindang. Di sini memberikan sensasi ngopi ala warkop di depan rumah tua yang memiliki halaman luas serta banyak pepohonan besar di halamannya. Sungguh sangat sejuk berada di sana walau di siang hari.
Harga kopi dan makanan yang ditawarkan juga cukup murah, yah namanya juga warkop, pasti yang ada di bayangan kita memang harga-harga sekelas warkop biasa ya. Di tempat ini, harga segelas kopi mulai dari Rp. 3.000,- saja. Dan berbagai aneka camilan yang bisa dinikmati sembari menyeruput pahitnya kopi juga dihadirkan disini dengan harga mulai dari Rp. 8.000,- saja.

Berikut menu yang ada pada warkop Elton 28.
Warkop ini tidak disarankan untuk para pecinta kopi roaster atau kopi seduh manual brew karena yang disajikan di warkop Elton 28 ya memang kopi sekelas warung kopi biasa. Namun walaupun begitu, warkop Elton 28 di pagi maupun siang hari termasuk tempat yang ramah anak. Beberapa kali saya ke sana di pagi dan siang hari, tempatnya tidak terlalu ramai dan jika mengajak anak-anak sangat cocok untuk diajak duduk-duduk di bawah pohon rindang sambil melihat mereka berlarian di halaman yang cukup luas.


Sabtu, 15 Juni 2024

Stop! Jangan Menikah Jika Tidak Siap Repot

Buat kalian para single sebaiknya lebih berhati-hati untuk menentukan kapan siap nikah. Kalian lebih membutuhkan edukasi mengenai behind the scene pernikahan, dibandingkan dengan konten-konten "kita bikin romantis."

Come on, menikah tidak sebercanda itu karena faktanya, kita tidak hidup di negara dengan mayoritas pasutri harmonis. Kita hidup dan dibesarkan dengan berbagai rumusan masalah keluarga. Postingan lewat yang kalian lihat di sosial media tentang kemesraan hanyalah etalase belaka. Kalian tidak pernah tahu hal mengerikan macam apa yang telah terjadi di baliknya. Bukannya menakut-nakuti, tapi hal ini dirasakan hampir di setiap rumah tangga. Baik yang menikah muda, maupun nikah di usia yang cukup matang. Kesiapan mental tidak memandang usia, hanya saja kalian perlu mempersiapkan benar-benar mental kalian untuk memasuki jenjang pernikahan. Tidak asal berlandaskan cinta dan kasih sayang saja.

Aku ambil pelajaran bahwa keputusan untuk tidak buru-buru dalam menikah adalah pilihan yang bijak bagi kalian yang belum siap untuk repot.

"Ah tapi aku bahagia meskipun nikah muda!"
"Kan bisa learning by doing, repot amat!"

Wait, tulisan ini bukan untuk menyalahkan orang yang sudah menikah, tidak. Aku pun kini juga telah menikah. Tapi aku cuma ingin bilang untuk kalian yang masih single belajarlah lebih bijak dan jangan menganggap semua bisa "jalanin dulu aja" termasuk soal menikah.

Kenapa harus siap repot? 

Karena cinta sejati saja tidak cukup dalam pernikahan. Kamu tidak makan cinta sayang. Komunikasi saja juga tidak cukup untuk memelihara hubungan dengan pasangan. Kompromi saja tidak cukup untuk menjadi orang tua dan membesarkan anak. 
Jika pikiran kita masih sering berdebat tentang siapa yang lelah dan siapa yang mesti mengalah dalam rumah tangga, siapa yang cuci piring dan siapa yang jaga anak, berarti ada perkara yang belum beres di kepala kita.

Kita belum sadar bahwa menikah bukan hanya tentang mengubah status, tapi juga mengubah peran kita sebagai individu. 
Menikah bukan tentang "Aku dan kamu menjadi kita", tapi, "Kamu mau tidak seumur hidup saling belajar bersamaku?"

Aku semakin paham kenapa setan benci dengan pernikahan. Ya karena menikah adalah ibadah terpanjang. Seumur hidup sejak kamu menikah yang setiap prosesnya, setiap amalannya, dua kali lipat bisa menghantarkan kita ke surga.

Jadi, kalian sudah siap repot belum? 
Repot untuk sabar
Repot untuk menerima
Repot untuk memahami
Repot untuk memaafkan
Repot untuk memaklumi




Dari Limbah Jadi Mainan Anak: Solusi Edukasi dan Lingkungan dalam Satu Sentuhan

     Bukir, Kota Pasuruan, Jawa Timur adalah salah satu penghasil mebel terbesar di Jawa Timur. Tidak kalah dengan kota Jepara, mebel di Kot...